Suzuki Semarang, Suzuki Auto Zone
Suzuki Ungaran Sunmotor Indosentra Trada
Suzuki Semarang, Suzuki Auto Zone
Tips Otomotif
13 Apr 2026

Tips Efektif Membersihkan Interior Mobil Setelah Liburan

Arif Setiawan

Published Apr 12, 2026 - 15:45

 

 

Tips Efektif Membersihkan Interior Mobil Setelah Liburantangan membersihkan debu interior mobil pakai vacuum cleaner (Foto: Qoala)

 

Menjaga kebersihan kendaraan merupakan aspek krusial bagi setiap pemilik mobil, terutama setelah digunakan untuk perjalanan liburan. Bagian interior mobil menjadi area yang rentan menumpuk kotoran sehingga memerlukan perhatian khusus untuk dibersihkan.

Kondisi kabin mobil setelah berbagai aktivitas cenderung dipenuhi oleh debu, sisa makanan atau minuman, dan sirkulasi udara AC yang terus-menerus. Jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, hal ini dapat membuat interior menjadi kurang higienis dan menurunkan kenyamanan berkendara.

Oleh karena itu, para pemilik kendaraan perlu memberikan perhatian ekstra terhadap kebersihan bagian dalam mobil mereka. Stefanus Yoga, pemilik Detailworks Motospa di Bintaro, Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa kotoran dapat menumpuk dan bertahan lama apabila interior jarang dibersihkan.

 

“Pertama-tama bisa dimulai dengan membuang seluruh sampah atau menurunkan barang yang tidak terpakai di mobil,” ujar Yoga, seperti dikutip dari Otomotif.

Setelah sampah dikeluarkan, langkah selanjutnya adalah membersihkan debu menggunakan penyedot debu (vacuum cleaner). Proses ini dapat dimulai dari sela-sela dasbor, kisi-kisi AC, tempat menaruh cangkir (cup holder), panel pintu (door trim), jok, hingga karpet.

Untuk perawatan interior lebih lanjut, pemilik mobil disarankan untuk menyesuaikan jenis pembersih dengan material yang ada di dalam kabin. Yoga merekomendasikan penggunaan cairan pembersih yang kemudian dilap secara memutar pada bagian interior.

 

“Semprotkan cairan pembersih, lalu lap secara memutar ke bagian-bagian di interior. Kalau kotoran agak susah dibersihkan bisa gunakan sikat,” kata Yoga.

Namun, dia juga memberikan peringatan penting mengenai pemilihan cairan pembersih. Penggunaan cairan disinfektan tidak disarankan untuk interior yang berbahan kulit karena dapat menyebabkan kerusakan.

“Tapi ingat, jangan pakai cairan disinfektan untuk interior yang berbahan kulit karena bisa merusaknya,” tutur Yoga.

 

Sementara itu, untuk material berbahan kain, termasuk plafon mobil, ada metode pembersihan khusus yang lebih efektif. Menurut Yoga, cairan khusus pembersih kain (fabric cleaner) berbentuk busa adalah pilihan terbaik.

“Paling efektif pakai cairan khusus fabric cleaner, bentuknya foam, lebih cepat mengangkat kotoran dan mudah dibersihkan,” pungkas Yoga.

 

Source : KoranManado